Melihat dari jauh

Hari minggu kemarin iseng melukis bunga dengan cat air. Sebenarnya ini sudah gambar yang entah keberapa sejak pertama nyoba. Dan hasilnya pun masih jauh dari kata bagus.

Saking tidak bagusnya (menolak nyebut jelek πŸ˜…), sampai gak PeDe buat posting gambar yang diambil dari tampak dekat.

Buat arsip kalau suatu saat hp rusak atau hilang jadilah diupload ke IG story. Tapi yang saya posting hanya yg diambil dari jarak jauh. Supaya jeleknya tidak kelihatan.hehe.

Yah… Kadang kalau dipikir untuk orang yang gak terlalu dekat atau kenal, kita saja biasanya lebih nyaman memperlihatkan yang bagus-bagus saja dari kejauhan.

Sebisa mungkin menutupi banyak hal buruk yang kita punya dan bisa dilihat dari dekat oleh teman terdekat atau keluarga.

Tapi tak apa. Meski banyak kekurangan dan cacat di sana-sini, bukankah hidup itu tetap indah? seperti gambar ini?

15 comments

  1. bagus tuh lanjutkan..
    ngomong-ngomong, sebuah lukisan itu emang kekuatan keindahannya dari kejauhan. Seberapa bagus sebuah gambar atau lukisan, jika dilihat dari jarak dekat pasti akan jelek. Karena setiap detil hanya titik warna tanpa makna…..waseyaahh, ngomong opo aku kee, ha ha

    Liked by 1 person

  2. “Yah… Kadang kalau dipikir untuk orang yang gak terlalu dekat atau kenal, kita saja biasanya lebih nyaman memperlihatkan yang bagus-bagus saja dari kejauhan.”

    Tetapi memperlihatkan hal yang bagus dan menutupi hal yang jelek itu memang harus. Dan bahkan bisa dikatakan wajib–menunjukkan kebaikan orang dan menutupi aibnya–bukan sebaliknya. Jadi aku rasa, tidak ada salahnya mengambil sisi dari jauh, cuma jangan menutup mata. Eh tapi kalau jauh-jauh banget ya aku rabun jauh juga, gak bisa lihat deh (out of context)

    Dan kata teman saya, seorang seniman lukis, anatomi warna memang sempurna kalau dilihat dari kejauhan, dilihat dari dekat mungkin terlihat kasar tetapi itu tidak papa. Itu normal. Jadi di situlah saya mengerti mengapa suatu gambar yang menurut awam tampak biasa, tetapi menurut yang ahli luar biasa: kehalusan anatomi dan kekuatan abstraksi.

    Aku kira kamu berbakat, Mbak Fiska. Lanjutkan!!!.

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s