Kemana tujuanmu?

Seseorang pernah bertanya di IG story. Misalkan kamu ingin melakukan sebuah perjalanan, dan anggaplah saat ini kamu sedang berada di sebuah terminal. Di antara banyak bus berjejer, kamu melihat bus AC eksekutif dan juga bus ekonomi. Manakah yang akan kamu pilih? Bus AC eksekutif atau bus ekonomi? Dan kebanyakan orang menjawab pertanyaan kira-kira seperti ini, • Tergantung budget dong • biar nyaman naik bus Ac aja. • Naik bus Ekonomi biar lebih hemat Lalu apa jawaban saya? Saat itu saya tidak menjawab. *kosong (baca: tidak tahu mau jawab apa) Hahahaha Hahaha Haha Oke. Baeq. Kalau kamu dapat insight dari pertanyaan … Continue reading Kemana tujuanmu?

Seperti Strawberry

Seorang laki-laki sedang gencar-gencarnya mencari jodoh. Segala upaya dilakukan agar bisa bertemu wanita idamannya. Aktif memberi kode-kode “sedang mencari jodoh” di sosial media, mengupdate status “jomblo itu pilihan”, hingga mengupload kegiatan sehari-harinya “yang luar biasa” mampu membuat wanita single di luar sana senyum-senyum sendiri. Tidak sedikit wanita yang ingin berkenalan dengan laki-laki ini. Oh salah, barangkali kata “taaruf” lebih tepat untuk laki-laki yang soleh seperti dirinya. Berpuluh-puluh foto para wanita sudah ia lihat. Berlembar-lembar biodata para wanita itu juga sudah ia genggam. Namun tak ada satupun wanita yang sesuai dengan kriterianya. Semua orang yang mengenalnya heran, mengapa ia belum juga … Continue reading Seperti Strawberry

#2019KurangiMengeluh

Ini adalah salah satu resolusi gue di tahun ini. *Ih wow tidak penting sekali, Fiska! 😅 Kenapa dikurangi? Karena kalau dihilangkan, tidak semudah itu Ferguso!! 😁 Sederhana memang. Tapi tahukah bahwa mengeluh itu ciri-ciri orang yang kufur nikmat? Oke. Kayakny terlalu jauh kalau saya bilang mengeluh itu bagian dari kufur nikmat. Haha. Tapi jujur saya sangat suka berada di dekat orang-orang yang punya positive vibes. Berada di antara mereka yang anti pesimis2 club dan selalu gak gampang mengeluh ternyata bisa membuat kita ketularan ikut bersemangat dan optimis. Apalagi kalau kita sedang berada di saat-saat perjalanan menggapai puncak impian, pasti akan … Continue reading #2019KurangiMengeluh

Bukan teka-teki!

Laki-laki ini selalu semaunya. Sesuka-suka hatinya saja. Berbicara sedikit, tapi seringnya nyelekit. Tak ada yang mau sengaja datang, Karena lidahnya lebih tajam dari pedang. Mereka bilang ia terlalu kaku. Dan dingin seperti es batu. Namun aku yang sedari tadi, mengamati geraknya dari sini, tak sedikit pun merasa ngeri. Entah mengapa begini, kalau yang lain mungkin sudah lari. Seperti saat waktu istirahat tiba. Ia dan kotak makan merah muda. Menemani makan siangnya dengan setia. Sebuah hal yang aneh tapi nyata. Itu baru satu, yang aneh nan lucu. Kadang ia menggigit-gigit ujung kuku saat suara-suara petir mengganggu. Atau tiba-tiba tertawa seru, kala … Continue reading Bukan teka-teki!

Kenapa bunuh diri?

Barusan aja lihat video seorang bapak menggendong bayi dan menggandeng anak laki-lakinya yang masih kecil hendak melompat dari atas tebing. Duh gusti… Ngenes liatnyaa ya Allah! Dan herannya banyak gue lihat komentar di video tersebut yang ternyata juga pernah punya pengalaman yang sama seperti yang dilakukan bapak-bapak itu. Duh Gusti nu Agung…. makin ngenes ya Allah! Gue jadi mikir, rasanya sekarang yang lebih dibutuhkan orang-orang tuh bukan motivator deh. Tapi psikolog atau psikiater. (Hayo coba cari apa bedanya 😄~) Karena… ya karena zaman now, orang semakin lebih banyak berbicara dibanding mendengar. Sedangkan yang butuh didengar semakin banyak. Ribet kan tuh?! … Continue reading Kenapa bunuh diri?

Ia yang Bermuka Masam (‘Abasa)

Tulisan ini dibuat tepat jam 12 malam. Saat mungkin orang lain sudah terlelap dalam mimpi-mimpinya. Membaca surah Abasa, surah ke 80 di dalam Alquran, membuat saya semakin tak ingin tidur dan malah menulis di sini. Ya Allah. Engkau yang Maha Baik. Terbaik dari apapun yang baik di seluruh semesta. Iya. Untuk ukuran seorang manusia yang masih banyak khilaf dan sering lalai dalam beribadah seperti saya, rasanya menjadi semakin malu pada Allah. Betapa sering dunia ini mengkotak-kotakkan manusia. Jangankan di akhirat, di dunia ini saja manusia sudah ada berlapis-lapis tingkatannya. Bergolongan-golongan, mulai dari kaum elit hingga kaum melarat. Kaum hedonis hingga … Continue reading Ia yang Bermuka Masam (‘Abasa)

I took a pill in Ibiza

I took a pill in Ibiza To show Avicii I was cool And when I finally got sober, felt ten years older But fuck it, it was something to do I’m living out in LA I drive a sports car just to prove I’m a real big baller ’cause I made a million dollars And I spend it on girls and shoes But you don’t wanna be high like me Never really knowing why like me You don’t ever wanna step off that roller coaster and be all alone You don’t wanna ride the bus like this Never knowing who … Continue reading I took a pill in Ibiza

Blogger, Hobi atau Profesi?

Di tahun 2019 ini siapa yang tidak mengenal Instagram, Facebook atau Twitter? Jejaring media sosial yang banyak menghiasi layar ponsel semua umat di segala penjuru. Yup, jangan heran kalau mulai dari anak-anak hingga orang tua sejak pagi sudah sibuk scroll-scroll ponsel melihat foto-foto yang bertebaran di jagat maya. Mulai dari gosip terbaru, model pakaian terkini, foto-foto makanan yang lagi nge-hits, hingga tempat wisata yang gambarnya itu lho guys, jadi membuat kita ingin cepat-cepat memasuki tanggal-tanggal HARPITNAS (Hari Kejepit Nasional)! Hehehe… Selain foto-foto yang bikin gemas, banyak juga gambar atau quote dengan caption yang memotivasi para netizen. Ada yang ditulis singkat, … Continue reading Blogger, Hobi atau Profesi?

Menitipkan anak? Coba pikirkan lagi!

Saya pikir selama ini tempat penitipan dan pengasuhan anak hanya ada di komik-komik jepang, tetapi sekarang ini yayasan pengasuhan anak ternyata juga sudah banyak bertebaran di ibukota. Saya baru tahu setelah perbincangan kemarin sore dengan teman. Ia yang juga menitipkan anaknya di salah satu yayasan di daerah jakarta timur mengatakan kalau yayasan tersebut bahkan bisa menerima penitipan anak mulai usianya tiga bulan. Tiga bulan gaizz… TIGA BULAN??! Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan orang tua saat menitipkan anaknya yang sekecil itu diasuh oleh orang lain. Dan dari sekian cerita, yang paling membuat saya sedih adalah Ada loh yang mengantar anaknya … Continue reading Menitipkan anak? Coba pikirkan lagi!

Kantong Doraemon

Gue sering berkhayal enak kali ya, kalau punya kantong doraemon yang bisa mengeluarkan banyak benda aneh bin ajaib. Seperti pintu kemana saja, mesin waktu, senter pembesar dan pengecil, jubah penghilang dan masih banyak lagi benda-benda ajaib milik Doraemon yang gue udh lupa namanya.. Haha..maklum faktor U Oke. Jadi selain tukang kritik, gue juga salah satu tukang ngayal… Haluer… Imajiner. Pokokny gue sering banget pingin lari dari kenyataan. Gue yakin kalau masih banyak orang lain yang seperti gue. But It’s oke to not be oke, right?! Kadangkala masalah yang bejibun, membuat otak kita tuh berasa miring sebelah. Kalo kata orang gue … Continue reading Kantong Doraemon